Beranda > Kesehatan > Kebiasaan Membuka Jendela yang Mulai Dilupakan

Kebiasaan Membuka Jendela yang Mulai Dilupakan


Kebiasaan kecil membuka jendela sudah mulai dilupakan banyak orang. Padahal kebiasaan kecil itu punya efek yang besar untuk kesehatan. Masyarakat mampu misalnya lebih sering menggunakan pendingin ruangan (AC), sedangkan yang tak memiliki AC pun malas membuka jendela karena khawatir masalah keamanan.

“Rumah dan lingkungan sehat berperan besar dalam mewujudkan masyarakat Indonesia sehat, kuat dan cerdas agar mampu meraih masa depan yang lebih baik,” ujar Apsara Herman, Head of Group Marketing & Branding Holcim Indonesia dalam acara seminar Bangun Kepedulian dan Pengetahuan Masyarakat akan Rumah Sehat di Pancious Pancake House, Jakarta, Kamis (10/12/2009).

Setiap orang pastinya ingin memiliki rumah ideal dan sehat. Tak perlu terlalu jauh berkhayal punya rumah besar dan taman yang asri, cukup dengan memiliki konsep sirkulasi udara dan pencahayaan yang baik.

“Minimal ada 30 persen bukaan dalam suatu ruangan,” kata Nina M Pelawi, Brand Development Manager PT Holcim Indonesia Tbk.

Fungsi bukaan atau jendela adalah membiarkan cahaya dan udara masuk ke dalam ruangan agar bakteri-bakteri mati terkena sinar matahari.

“Sinar matahari kan bagus juga untuk tubuh kita. Semakin banyak sinar matahari yang masuk ke rumah, makin sehat orang yang tinggal di rumah itu,” kata Nina.

Sebuah studi pernah dilakukan oleh peneliti dari University of Alabama, Birmingham yang mengatakan bahwa kurang terkena sinar matahari bisa membuat kemampuan otak menurun (lemot).

Selain itu, bukaan juga akan membuat udara dalam rumah tidak pengap dan sumpek. Namun sayangnya, meski ada jendela di rumah, namun banyak masyarakat yang lupa membuka jendela.

“Harusnya tiap pagi jendela dibuka, jangan takut ada maling yang masuk. Rumah juga kan butuh bernafas,” ujar Nina.

Satu tips agar rumah terasa dingin dan sejuk, sebaiknya buatlah lubang-lubang di bagian bawah dan atas dinding rumah.

“Udara dan tekanan dingin itu kan datangnya dari bawah, makanya perlu ada lubang di bagian bawah dinding untuk masuknya udara dingin dari luar. Sedangkan untuk mengeluarkan udara panas dari dalam rumah bisa dengan membuat ventilasi lubang di bagian atas dinding karena udara panas itu berkumpul di atas ruangan. Itulah manfaat lubang di bawah dan atas, yaitu untuk menjalankan sirkulasi udara dingin dan panas dengan baik,” jelas Nina.

Kesehatan berawal dari lingkungan yang paling kecil dulu, yaitu rumah. Mulailah melihat lagi apakah kondisi di rumah sudah sehat. Jangan lupa lakukan kebiasaan kecil membuka jendela tiap hari untuk hidup yang lebih baik.

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: