Beranda > Edukasi > Teknologi Nano Tidak Menimbulkan Efek Samping

Teknologi Nano Tidak Menimbulkan Efek Samping


Peneliti Senior LIPI Masbah R.T Siregar menyatakan teknologi nano (nanotechnology) berdampak besar pada keefisienan dan keefektifan dan sama sekali tidak ada efek sampingnya terhadap lingkungan dan kesehatan. Material nano sendiri sebenarnya sudah ada di alam dan merupakan hal yang biasa.

Nano adalah ukuran sepersatu miliar yang sangat berguna dalam penciptaan benda-benda yang ukurannya sangat kecil seperti komponen-komponen memory card, komputer, dan peralatan elektronik lainnya. Saat ini nano dapat digunakan diberbagai industri selain elektronik, seperti farmasi, kimia, keramik, kosmetik, bahkan makanan.

“Suka tidak suka nano sudah masuk di Indonesia,” ungkap Masbah R.T Siregar, Rabu (11/11) dalam di Jakarta.

Ia mencontohkan pada kosmetik butir-butir pembentuknya adalah material nano. Ukuran nano memungkinkan lebih banyak masuk ke dalam pori-pori dan juga mudah diserap oleh organ tubuh kita. Dengan memperkecil ukuran partikel dapat pula memperkecil mikroba yang masuk ke dalamnya.

Sementara itu Deputi Kepala BPPT Bidang Teknologi Agroindustri dan Bioteknologi Wahono Sumaryono mengatakan teknologi nano telah masuk ke industri makanan dan obat.

“Molekulnya lebih kecil tapi efeknya lebih besar,” kata dia. Dengan demikian, pemanfaatan teknologi nano bisa meningkatkan efisiensi kerja, baik alat elektronika, obat, maupun kosmetik.

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: