Beranda > Kesehatan > Ketika Payudara Besar Membawa Rasa Sakit

Ketika Payudara Besar Membawa Rasa Sakit


New York, Banyak wanita yang mendambakan punya payudara besar agar terlihat lebih seksi. Tapi jangan salah, payudara besar bisa memicu rasa sakit bahkan musibah. Tak heran jika operasi pengecilan ukuran payudara justru meningkat akhir-akhir ini.

Hal itu pernah dialami oleh Sheyla Hershey, wanita dengan payudara terbesar di Brazil dan mungkin di dunia. Sebelumnya Hershey menjalani 8 kali operasi pembesaran payudara dan menyuntikkan bergalon-galon silikon untuk memperbesar payudara seperti impiannya.

Tapi setelah impiannya terwujud, ia malah merasa kewalahan bahkan kesakitan. “Kita semua tahu semakin banyak bahan asing yang dimasukkan dalam tubuh, semakin banyak pula masalah nantinya,” kata Dr Malcolm Roth, ahli bedah dari Maimonides Medical Center, Brooklyn-New York seperti dilansir ABCNews, Senin (21/12/2009).

Dr Roth menambahkan, masalah yang bisa terjadi pada wanita dengan payudara terlalu besar akibat operasi adalah infeksi, rasa sakit, kontraksi dan juga masalah etika. Namun keluhan sakit punggung dan leher adalah yang paling umum terjadi pada wanita berpayudara besar.

“Sakit itu disebabkan karena tubuh harus menahan gaya gravitasi yang terlalu besar akibat payudara yang terlalu berat,” kata Dr Andrew Haig, ahli tulang belakang dari University of Michigan. Selain keluhan sakit punggung, perasaan malu membuat para pelaku operasi payudara ingin mengecilkan payudaranya kembali.

Kelly (29 tahun), wanita asal Michigan adalah satu dari ribuan wanita Amerika yang merasakan siksaan fisik dan emosi akibat payudaranya sendiri. Ia pun kemudian melakukan operasi pengecilan payudara. “Tiap malam saya harus minum obat Tylenol untuk mengurangi sakit punggung yang semakin parah pada malam hari,” tutur Kelly.

Menurut data statistik dari American Society of Plastic Surgeon’s tahun 2007, terdapat sekitar 106.179 wanita yang malakukan operasi pengecilan payudara tiap tahunnya. Jumlah tersebut meningkat 25 persen dari tahun-tahun sebelumnya.

Pakar bedah plastik Dr Michael Bermant menyebutkan beberapa alasan wanita melakukan pengecilan payudara. “Pertama, mereka menyadari payudaranya terlalu besar. Kedua, rasa berat mulai mengganggu setiap aktivitas yang mereka lakukan. Ketiga, mereka tidak ingin orang-orang terlalu sering menatap payudaranya,” kata Dr Bermant.

Operasi pengecilan payudara diketahui bisa mengurangi rasa sakit punggung atau leher dan juga rasa malu yang muncul akibat payudara yang terlalu besar. Seminggu sejak operasi pengecilan payudaranya, Hershey merasa sangat bahagia dan lebih percaya diri.

“Lucu rasanya jika mengingat masa lalu dimana semua orang bilang ingin punya payudara yang besar. Tapi mereka tidak tahu betapa tersiksanya jika keinginan itu benar-benar terwujud,” kata Kelly.

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: